Sepakbola dan Futsal, Serupa Tapi (Jenis Cederanya) Berbeda

Sepakbola dan Futsal, Serupa Tapi (Jenis Cederanya) Berbeda

Terms & Conditions

  • 23 April, 2021

Sepakbola dan futsal adalah olahraga tim yang sama-sama mengolah bola menggunakan kaki, membutuhkan daya tahan fisik dan sama-sama memicu pergerakan intens yang dapat menyebabkan terjadinya kontak fisik, bahkan seringkali menyebabkan cedera.

Namun, tidak banyak yang menyadari, perbedaan jenis dan ukuran lapangan antara sepakbola dan futsal menjadi salah satu faktor pembeda jenis cedera yang dapat dialami atlet. Meskipun demikian, Fisio Timnas Futsal Indonesia Fortunella Levyana menjelaskan, pada umumnya cedera atlet sepakbola dan futsal terjadi di daerah lutut dan sendi engkel.

"(Cedera) itu disebabkan benturan fisik, yang disebabkan oleh kontak antar pemain seperti tackle atau duel, bukan benturan fisik, yang umumnya disebabkan oleh kelelahan otot dan kurangnya persiapan sebelum pertandingan atau streching," katanya.

Selain cedera lutut dan engkel, karena sepakbola membutuhkan lari cepat dalam lapangan yang luas dan berulang-ulang, atlet sepakbola, menurut wanita 30 tahun itu, rentan juga mengalami cedera hamstring.

"Sementara pada olahraga futsal, pemain dituntut untuk mengutamakan agility atau kelincahan dan butuh banyak mengubah posisi tubuh, sehingga lebih rentan terhadap cedera pada sendi pergelangan kaki atau engkel."

Nella, begitu dia lebih dikenal, juga menyebutkan, meskipun bisa saja terjadi, namun pada umumnya atlet futsal lebih beresiko cedera dibandingkan atlet sepakbola. Alasannya, karena pergerakan pemain futsal lebih tinggi dalam lapangan yang lebih kecil. Nella menambahkan, bila membahas soal durasi pemulihan, cedera pada atlet sepakbola umumnya membutuhkan durasi pemulihan yang lebih panjang dibanding atlet futsal. Hal itu berkaitan dengan jenis cedera yang dialami atlet.

"Tapi soal durasi masing-masing tahapan penyembuhan tergantung pada struktur dan onset cedera," pungkasnya.

Sepakbola dan Futsal, Serupa Tapi (Jenis Cederanya) Berbeda

Sepakbola dan Futsal, Serupa Tapi (Jenis Cederanya) Berbeda

By Admin

  • Friday, 23 April 2021

Sepakbola dan futsal adalah olahraga tim yang sama-sama mengolah bola menggunakan kaki, membutuhkan daya tahan fisik dan sama-sama memicu pergerakan intens yang dapat menyebabkan terjadinya kontak fisik, bahkan seringkali menyebabkan cedera.

Namun, tidak banyak yang menyadari, perbedaan jenis dan ukuran lapangan antara sepakbola dan futsal menjadi salah satu faktor pembeda jenis cedera yang dapat dialami atlet. Meskipun demikian, Fisio Timnas Futsal Indonesia Fortunella Levyana menjelaskan, pada umumnya cedera atlet sepakbola dan futsal terjadi di daerah lutut dan sendi engkel.

"(Cedera) itu disebabkan benturan fisik, yang disebabkan oleh kontak antar pemain seperti tackle atau duel, bukan benturan fisik, yang umumnya disebabkan oleh kelelahan otot dan kurangnya persiapan sebelum pertandingan atau streching," katanya.

Selain cedera lutut dan engkel, karena sepakbola membutuhkan lari cepat dalam lapangan yang luas dan berulang-ulang, atlet sepakbola, menurut wanita 30 tahun itu, rentan juga mengalami cedera hamstring.

"Sementara pada olahraga futsal, pemain dituntut untuk mengutamakan agility atau kelincahan dan butuh banyak mengubah posisi tubuh, sehingga lebih rentan terhadap cedera pada sendi pergelangan kaki atau engkel."

Nella, begitu dia lebih dikenal, juga menyebutkan, meskipun bisa saja terjadi, namun pada umumnya atlet futsal lebih beresiko cedera dibandingkan atlet sepakbola. Alasannya, karena pergerakan pemain futsal lebih tinggi dalam lapangan yang lebih kecil. Nella menambahkan, bila membahas soal durasi pemulihan, cedera pada atlet sepakbola umumnya membutuhkan durasi pemulihan yang lebih panjang dibanding atlet futsal. Hal itu berkaitan dengan jenis cedera yang dialami atlet.

"Tapi soal durasi masing-masing tahapan penyembuhan tergantung pada struktur dan onset cedera," pungkasnya.